Eremidia Chronicles: Twilight Tower

Episode 1: Para Petualang

Seorang pria yang mengenakan rompi bertudung berwarna kecoklatan tengah berdiri di depan gerbang kota. Penampilannya sedikit berantakan akibat terjangan angin gurun yang cukup kencang. Ia sedikit membersihkan debu-debu yang menempel di ranselnya yang tampak berat. sesekali ia merapikan letak kapak tangan bergantung di pinggangnya.

“Jadi ini ya kota perbatasan selatan, Algeus..”

episode-1

 

 

 

 

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

 

Episode 2: Menuju Gurun Pasir

Setelah puas menghilangkan dahaga di kedai, Jack kembali ke pasar agung, ia duduk di sekitar monumen jam matahari besar di tengah pasar tersebut. terdapat patung jenderal legendaris Silverlance, pemimpin Algeus yang pernah memimpin pertahanan dari teror makhluk gurun beratus tahun lalu. Ia lalu merencanakan untuk membeli semua perbekalan yang ia butuhkan dan berapa dana yang masih ia miliki.

Eremidia3

“100 Dnas.. lumayan banyak juga…”

 

 

 

 

Sejenak ia teringat pekerjaan sampingan dari kebun tak jauh dari kota ini namun segera teralihkan dengan serombongan petualang yang mendatangi seorang penduduk.

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

 

Episode 3: Kedatangan

Eremidia4Sengatan matahari begitu panas hingga membuat sosok yang berdiri di pintu masuk desa bermandikan keringat.

Angin yang berhembus kencang hanya menebarkan debu semata, sosok itu kemudian mulai terlihat berjalan tertatih-tatih. Nafas panjang terhembus dari mulutnya dan terlihat sesekali ia menutupi matanya dari paparan kilau cahaya siang hari dengan punggung tangannya. Ia lalu membuka tudung poncho-nya karena gerah yang tak tertahankan.

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

 

Episode 4: Gadis dan Kambing Kecilnya

Eremidia5

Jack dan Reylin, gadis kecil yang sedang dalam masalah tampak semakin menjauh dari desa, berjalan menuju ke sebuah area hijau yang kontras dengan suasana gurun, berada disisi selatan luar desa. Matahari tampak semakin condong ke ufuk barat, sebentar lagi hari menjelang sore, jadi Jack sebaiknya menemukan si kambing sebelum suasana menjadi gelap.

Jack mengamati sekitar, Oasis yang begitu luas, bahkan sepertinya lebih Luas dari desa Orsha itu sendiri.

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

Episode 5: Jack dan Pondok Reylin

eremidia7

Lima hari telah berlalu semenjak Jack menjejakan kakinya di Orsha, kehidupannya di sini tidak seperti yang dibayangkan Jack, ia tidak dapat segera melakukan petualangan begitu saja ke dalam menara karena sulitnya urusan administrasi untuk dapat memasuki menara, bahkan Jack belum mengurus satupun surat-surat yang diperlukan sebagai relawan dariGuardian, agar mendapat ijin kedalam menara.

Ini memang sudah sewajarnya, semenjak peristiwa pulau Grace setahun lalu, kerajaan Eremidia dan badan intelejensi Guardian mendapat pelajaran yang berharga. Itulah yang menjadi alasan kenapa Guardian melakukan seleksi yang ketat bagi mereka yang ingin menjadi penjelajah menara.

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

 

eremidia8Episode 6: Masalah Kecil di Kedai (Bagian 1)

Matahari belum tampak dan angin kering gurun terasa dingin menusuk tulang. Jack yang telah belajar dari pengalamannya beberapa hari di Orsha sudah bersiap untuk pergi ke kantor administrasi Guardian. Letaknya memang tak jauh, di selatan, masih dalam wilayah desa Orsha, jadi bukan jarak yang menjadi masalahnya.Jack telah melihat betapa panjangnya antrian petualang yang ingin mengikuti uji kelayakan untuk memasuki menara senja, itulah yang jadi masalahnya.

“Kuharap kau bisa lolos kali ini kak Jack,” hibur Reylin.

 

 

 

 

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

eremidia9

Episode 7: Masalah Kecil di Kedai (Bagian 2)

Suasana menegangkan merebak di dalam kedai. Eri mengepalkan tinjunya, mengangkatnya sejajar dengan hidung, siap menonjok siapapun yang berusaha mendekat.

“Jangan bunuh dia, Kir!” gumam pria bertubuh besar kepada pria kurus yang dipanggilnya Kir.

 

 

 

 

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

Episode 8: Para Penjaga

eremidia9

Tampak beberapa orang beriringan masuk kedalam kantor Guardian, dikawal oleh para agen Guardian. Mereka adalah Jack, Eri, Arianne dan Leo,serta Bronx dan kawanannya. Setelah pembicaraan singkat di kantor administrasi. Para agen membawa mereka  untuk dijebloskan ke dalam sel darurat yang terbuat dari kayu yang berlapis-lapis sehingga menjadi sangat kuat. Di sana, sel pria dan wanita ditempatkan secara terpisah sehingga Eri dan Arianne berada dalam sel yang berseberangan dengan Jack, Leo, Bronx dan lainnya.

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

 

Episode 9: Mereka yang Hilang

Suasana menjadi sedikit tegang tapi itu hanya ada di pikiran Jack saja.

eremidia10Gadis itu berjalan memasuki kandang itu penuh keyakinan. Dua orang yang tadi terjatuh bangkit dan berlari,  menghindar dari amukan orzard liar itu. Arianne tampak tidak menampakkan wajah ketakutan, Awalnya orzard itu tampak waspada, namun pelan-pelan tangan Arianne mulai mendekat ke bawah kepalanya. Gadis itu mengusap-usap lehernya, tak terlihat ada tanda-tanda akan menyerang dari orzard.

“Ssst… manis, aku tidak akan menyakitimu,” kata Arianne sambil tersenyum manis sambil terus memijat lehernya.

 

 

 

 

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

Episode 10: Anjing dan Kucing

eremidia11

Eri mondar-mandir sendirian dibalik jeruji besi, pikirannya galau karena tak tahu harus bagaimana semenjak Anne dibawa pergi oleh seorang agen Guardian bersama Jack.

“Sayangku, apa kiranya yang membuatmu gundah? Ijinkan aku mengisi kekosongan hatimu!” teriak Kir dari sel yang berhadapan dengan tempat Eri.

 

 

 

 

 

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

Episode 11: Hukum Kebenaran Bronx

eremidia12

Lantai dan dinding batu semakin terasa dingin seiring berkurangnya orang yang berada di dalamnya. Kir masih terus meronta-ronta, merajuk tak ingin dipisahkan dengan Eri, sementara Bronx menatap langsung ke mata Rion dengan tajam. Menusuknya dengan pandangan peringatan dan ancaman.

Rion, pria berkulit gelap itu tak bergeming, matanya yang memancarkan sorot tegas dan wibawa tak gentar dari tatapan penuh tekanan dari Bronx.

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

 

 

Episode 12: Karavan di Tengah Gurun

eremidia12Leo dan Eri hanya menatap Tyler dengan pandangan heran, mereka bahkan tak tahu apa atau kemana maksud kata “berangkat” itu.

“Kemana?” tanya Leo dan Eri secara hampir bersamaan. Raut wajah keduanya terlihat bingung seperti domba-domba yang dilepas ke padang rumput yang sangat luas.

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

Episode 13: Antlion

“Berpikir..! Berpikir..!” Seru Jack keras-keras dalam kepalanya.

eremidia13

 

 

 

Gundukan itu semakin cepat mendekat.  Jack mencoba berlari dengan berganti-ganti arah tapi gundukan itu tetap saja mengejar bahkan jaraknya semakin dekat. Jack merasakan ada getaran yang kuat dari dalam tanah. Getaran makin dekat bersamaan dengan keluarnya sesosok makhluk dari dalam tanah pasir.

Klik pada gambar untuk membaca kisah selanjutnya…

 

2 Responses to Eremidia Chronicles: Twilight Tower

  1. Kelvin says:

    Orsha, sebuah kota kecil bagian selatan dari Kerajaan Eremidia yang terletak di tengah gurun, tengah menjadi sasaran para petualang, dengan munculnya sebuah dungeon menara Senja.Bermacam-macam petualang datang untuk menjelajahinya. Namun hanya beberapa saja yang diperbolehkan masuk oleh Guardian.
    Jack Valor, salah satu dari banyak petualang tersebut. Walau tidak seperti petualang lain, yang kuat dan kekar, Jack berkeinginan untuk ikut serta dalam penjelajahan dungeon ini. Namun sesuai bayangannya, dia tidak bisa ikut mendaftar karena saking banyaknya orang yang mendaftar. Hari demi hari Jack menunggu kesempatan sambil menginap di rumah seorang anak penduduk Orsha yang ditolongnya, Reylin. Keberadaan Jack di rumahnya membuat kenangan indah bersama kakeknya muncul kembali, dan terus menginginkan Jack untuk berada di sisinya. Namun Reylin tahu bahwa suatu saat Jack akan pergi jauh meninggalkannya.
    Akankah Jack dapat bersaing dan masuk sebagai salah satu penjelajah Dungeon Menara Senja itu ? Dan bagaimana nasib Reylin yang suatu saat akan kembali sendirian ketika Jack meninggalkannya?

    SD1_692013012

  2. Eremidia Chronicles: Twilight Tower
    Sinopsis
    Jack valor, seorang pria dengan rompi bertudung sedang melakukan perjalanan menuju twilight tower di desa Orsha. Ia penasaran dangeon seperti apa yang ada dalam tower tersebut. perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan mengingat desa tersebut berada di tengah gurun. Jack yang seorang tukang kayu hanya membawa beberapa peralatan dan kapak serta uang 100 Dnas. Hal itu membuat petualang lain mencemooh nya. Dalam perjalanan pun banyak masalah yang ia hadapi.
    Banyak tipe orang yang di temui nya sepanjang perjalanan hingga desa orsha. Petualang berikat kepala merah yang mencemoohnya, eri gadis yang memiliki kuda gembul,bartender yang baik hati, saudagar kikir, kakek muro si pandai besi, serta Reylin Si gadis mungil.
    Memasuki Twilight tower, banyak persyaratan yang harus dilakukan. Mampukah Jack memenuhinya? Siapakah Reylin? Serta apa yang dilakukannya bersama Jack? Semuanya akan anda ketahui setelah membaca kisah ini.

    SD1_692012057

Leave a Reply to Kelvin Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>