Update Terbaru Eremidia: Dungeon!

Dear sobat Enthrean semuanya. Masih ingat khan dengan game kita yang sudah cukup lama dirilis dulu, yaitu Eremidia: Dungeon! yang merupakan RPG bernuansa dungeon crawler yang dikerjakan oleh tangan dingin seorang Riyan Wijaya atau sering disebut dengan Richter_h. Saat ini kita akan membaca log dari Richter_h mengenai update terbaru Eremidia: Dungeon! langsung dari sudut pandang Richter_h. Yuk kita ikuti bersama.

Richter_h disini,

Sudah tiga tahun lebih Eremidia: Dungeon! digarap, tapi perkembangannya masih di Act 1. Walau konten Act 2 sudah 50% siap, ane masih ada pekerjaan yang mesti diselesaikan IRL…

Tapi, walaupun begitu ane ada rencana untuk rilis demo terbaru dengan perombakan besar dan roster lebih terbatas, tapi tidak dalam waktu dekat. Demo ini nantinya untuk mengetes fitur baru selain untuk memperbaiki fitur lama, dan memperkenalkan lebih jauh karakter yang termasuk dalam Starter 12.

           

Buat yang sudah pernah memainkan versi sebelumnya, mungkin ente masih ingat sama beberapa karakternya, tapi biarkan ane ngenalin kembali karakter yang dipanggil dari art of Epoch Reciting:

 Marvel Junior, dipanggil dari Marvelous Odyssey vol.1, adalah petarung mandiri (karena suatu alasan disebut mandiri) yang mengandalkan teknik pedangnya untuk mengalahkan musuh-musuhnya. Jika kepepet, dia langsung menggunakan teknik Play Dead yang bisa digunakan untuk menghindari serangan langsung.

 Lyka Bosch, dipanggil dari Cruna Aktrid vol.1, cukup kuat untuk anak seusianya. Dia bisa menyeret musuh ke posisi yang dia inginkan, dan dapat memukul lawan dengan efek bervariasi menggunakan penemuannya: Form Mattock

 Dorothy Gale, dipanggil dari Westerland Story vol.2, seorang opportunist dan punya naluri tajam terlebih jika ada peti harta atau uang di dekatnya. Dia bisa menggunakan berbagai jenis senjata jarak jauh, dan menemukan lebih banyak uang dalam tiap pertarungan.

 Nella Shadowind, dipanggil dari Alumnea Trilogy vol.1, rekan yang dapat diperhitungkan terlebih karena dia memiliki berbagai mantra penyembuhan, dan dia lebih memilih sihir Bound Weapon untuk menyerang musuhnya. Lambat ketika berjalan, namun hampir tak terkalahkan ketika terbang.

 Souki Trance, dipanggil dari The Legendary Warrior vol.2, bocah tengil yang menggunakan sepasang pedang yang tidak ada nyambungnya sama sekali. Kekuatannya yang berasal dari bayangan dapat menahan serangan yang diterima, dan melukai lawannya lebih dalam.

 Razh Avandrey, dipanggil dari Enthrean Radiance vol.1, seorang pemburu bayaran yang sering menghabiskan waktunya mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kecil. Keberadaannya di pertarungan dapat memperkuat kawan-kawannya.

 Ningrum Hapsari, dipanggil dari Pendekar Bhumitara vol.2, kurang terkenal di Eremidia namun dia dihormati di Bhumitara sebagai pemanah terbaik di negeri asalnya. Kemampuan memanahnya sangat menginspirasi pengguna senjata jarak jauh.

 Nina Winhart, dipanggil dari Eremidia Legends vol.1, dulunya hanya gadis biasa namun karena kejadian yang tidak terduga, dia jatuh ke dalam perangkap dan berubah menjadi vampir. Karena itulah, dia dapat menggunakan sihir petir namun sangat lemah terhadap api.

 Ronald Weber, dipanggil dari Darkness of Hope vol.1, merupakan personil militer rahasia paling cakap di kelasnya. Kemampuannya berada pada sinergi diantara dirinya dan senjatanya; Gunblade.

 Flair Goddreary, dipanggil dari buku cerita Path of Flareia vol.1, petarung yang cukup ngotot dan bercita-cita menjadi petarung paling kuat. Dia dapat menggunakan tujuh elemen sebagai kekuatan utamanya, namun itu juga menjadi kelemahannya.

 Ryuna Shureia, dipanggil dari Rebirth vol.1, tidak begitu mengenal dunia luar ketika dia bertualang untuk mencari keluarganya yang pergi entah kemana, dan dikenal luas karena nafsu makannya yang tidak pernah terpuaskan. Petarung yang dapat diandalkan, yang dapat menggunakan gabungan sihir dan kekuatan fisik.

 Iuna Sept Leonia, dipanggil dari koleksi lawas Whities vol.1, merupakan putri manja dan cukup usil dari kerajaan yang lama hilang. Kepribadian dan kemampuan sihir esnya membuat pertarungan menjadi gonjang ganjing, kontras jika dibandingkan dengan ilmu es sendiri.

Ada juga beberapa karakter yang dapat dipanggil setelah menyelesaikan sidequest tertentu, namun ane rahasiain dulu untuk kali ini.

Di sisi musuh, terdapat beberapa perubahan signifikan. Selain Wasp, musuh pembuka khas Eremidia, yang harusnya masuk pada versi sebelumnya sebagai musuh pembuka, para Kobol mendapat teman baru dari rasnya: Kobol Magus.

Yep, perkenalkan, Kobol Magus berasa Kobol Warrior.

Fitur baru yang akan diperkenalkan di demo selanjutnya:

EXP Spending System, seperti pada game Dark Souls (menurut beberapa orang di RMID)

Untuk menaikkan level karakter, sekarang harus dilakukan secara manual dengan mengakses Character Sheet di menu Upgrade. Artinya, selama apapun ente grinding di level 1, level tiap karakter tidak akan naik ke level 2 jika EXP yang mereka dapatkan tidak dipakai untuk level up via Upgrade. Ini juga berlaku untuk skill, membuka peluang untuk membuka semua kemampuan karakter kecuali skill Ultimate pada saat karakter masih level 1.

Tapi hal ini sangat bergantung pada level karakter untuk menaikkan level skill karakter. Artinya, ente ngga bisa naikin skill level karakter ke level 2 jika si karakternya sendiri masih level 1.

Tampilan Status baru, memperlihatkan ilustrasi karakter full body. Ilustrasinya dibuat secara nice oleh Lazcht

Ngga adil kan kalo cuma karakter yang disorot?

Sekarang, musuh juga dapat sorotan. Eremidia Bestiarium merangkum setiap musuh yang telah ditemui dan dikalahkan.

Tampilan in-battle mendapat beberapa perbaikan. Sekarang dengan UI yang lebih intuitif dan battle floor sekarang sedikit lebih landai.

Targeting sekarang lebih berarti dengan on-floor indicator. Petak yang ditunjuk warnanya akan berubah, memberikan petunjuk lebih jelas kemana pointer sedang menunjuk. Fitur ini juga memberikan petunjuk seberapa jauh cast range dan move range karakter.

Dan, sekarang ada minigame baru untuk ente pecinta RNG.

Milan balik lagi ke Pioneer Town buat ngenalin ni sumur, Well of Fortune. Lempar koin ke dalam sumur, dan lihat apa yang ente dapet setelahnya. Bisa aja artifak atawa barang murah nan biasa, tergantung hoki ente.

Untuk dev footage terbaru, merangkum beberapa fitur yang sudah dibahas terdapat dalam video youtube yang menjadi pembuka dalam catatan ini. Mungkin segini aja untuk kali ini. Devlog selanjutnya akan nongol bersama demo~

Stay tuned.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>